Rabu, 21 Oktober 2020

Manfaat Massage Untuk Tubuh

MASSAGE


Kata massage Berasal dari bahasa arab “mash” yang berarti,menekan dengan lembut,atau dari Bahasa yunani  “massien: yang berarti memijat atau melulutMassage merupakan salah satu manipulasi sederhana yang pertama tama ditemukan oleh manusia untuk mengeluselus rasa sakit. Hampir setiap hari manusia melakukanpemijatan sendiri. Semenjak 3000 tahun sebelum masehi, massage sudah digunakan sebagai terapi. 

Pada kawasan Timur Tengah massage merupakan salah satu pengobatan tertua yang dilakukan oleh manusia. Massage adalah manipulasi pada lapisan otot superficial dan bagian otot yang lebih dalam serta jaringan ikat dengan menggunakan berbagai teknik. Massage digunakan untuk membantu meningkatkan proses penyembuhan, menurunkan aktivitas refleks otot, menghambat rangsangan otor neuron, mengurangi spasma otot, meningkatkan fleksibilitas, memperbaiki postur tubuh dan meningkatkan relaksasi (Karl dan crish, 2014)

Menurut Kalyani (2004) masase merupakan bentuk sentuhan terstruktur dengan menggunakan tangan atau bagian tubuh yang lain seperti lengaatas dan siku digunakan untuk menggerus kulit dan memberikatekanan pada otot-otot dalam. Massage memiliki kemampuan untuk mengubah tekstur dan konsistensi kulit secara mekanis. Dengan manipulasi berulang dan dalam jangka waktu lama, kulit bisa menjadi lebih kenyal, fleksibel, dan elastis. 

Efek dari dari massage berhubungan dengan teknik yang digunakan. 

a.  Efek mekanis adalah efek yang disebabkan oleh pergerakan jaringan secara fisik (mis., Kompresi, regangan, dll.) Efek refleks adalah perubahan fungsi yang disebabkan oleh sistem saraf. 

b. Efek fisiologis melibatkan perubahan dalam proses tubuh yang disebabkan oleh saraf, hormon, dan bahan kimia. 

c.  Efek psikologis adalah perubahan emosional atau perilaku. 

d.  Efek psikoneuroimunologis adalah efek yang mengubah kadar dan fungsi hormon melalui stimulasi sistem neurohormonal. 

Macam-macam Tehnik-tehnik dalam massage diantaranya adalah Sweeping cross fiber, Compression broadening, Friction massage, Deep longitudinal stripping, Static compression, Massage with passive engagement, Massage with active engagement, Myofascial approaches dan Stretching methods (Whitney Lowe. 2009).

Tjipto Soeroso (1983: 9) dalam bukunya yang berjudul Ilmu Lulut

a.        Olahraga (Sports Massage) menyatakan bahwa dalam perkembangannya, masase dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya adalah sebagai berikut: a. Sport massage adalah masase yang khusus diberikan kepada orang yang sehat badannya, terutama olahragawan karena pelaksanannya memerlukan terbukanya hampir seluruh tubuh. Tujuan sport massage adalah: 1) Memperlancar peredaran darah. 2) Merangsang persarafan terutama saraf tepi untuk meningkatkan kepekaan rangsang. 7 3) Meningkatkan ketegangan otot dan meningkatkan kekenyalan otot untuk meningkatkan daya kerja otot. 4) Mengurangi atau menghilangkan ketegangan saraf dan mengurangi rasa sakit.

b. Segment massage adalah massage yang ditujukan untuk membantu penyembuhan terhadap gangguan atau kelainan-kelainan fisik yang disebabkan oleh penyakit tertentu. Ada beberapa macam segment massage salah satunya adalah masase terapi.

c. Cosmetic massage adalah massage yang khusus ditujukan untuk memelihara serta meningkatkan kecantikan muka serta keindahan tubuh berserta bagian- bagiannya. Macam-macam manipulasi massage terapi dan tujuan dari tiap-tiap manipulasi massage terapi untuk menangani kelelahan otot adalah Menekan pada titik akupresur, Friction (menggerus),Strocking,Effleurage, Traksi(tarikan), Effleurage,Tappotement,Vibrasi.

Pada umumnya massage pertandingan dilakukan secara cepat dalam durasi yang pendek (10-15 menit) dan ditujukan pada kelompok otot yang besar.Menurut Moraska (2005:370) fungsi dan kerja massage sebelum, pada saat dan sesudah pertandingan terdapat pada tabel berikut.

Tabel 2.2 Fungsi Massage sebelum, saat daSesudah pertandingan

(Moraska 2005:370)

 

Sebelum pertandingan

Mengurangi resiko cedera, 

  Meningkatkan kesiapan fisik

   Meningkatkan rilaxasi psikis

Saat pertandingan

Mempertahankan stabilitas fisik , biologis, dan biologis selama pertandinganyang dilakukan secara berturur-turut dalam jangka waktu pendek.

Sesudah pertandingan

Mempercepat proses pemulihan

Memperbaiki     kerusakan,     cedera    maupun, gangguan yang terjadi setelah olahraga.

 

a.           Massage Sebelum Pertandingan

Massage sebelum pertandingan (pre-event massage) merupakan jenis Massage yang digunakan sebagai pelengkap dari kegiatan pemanasan atlet untuk meningkatkan sirkulasi peredaran darah dan limfe serta untuk mengurangi ketegangan otot, maupun nyeri akibat dari munculnya DOMS. Massage jenis ini dilakukan beberapa saat sebelum kompetisi (Hemmings 2001: 165). Massge sebelum pertandingan dilakukan idealnya dilakukan selama 10-15 menit. Massage dengan intensitas ringan dan jangka waktu terlalu lama justru akan menurunkan kemampuan kontraksi otot. Hemmings (2000:109) mengemukakan beberapa hal yang perlu diperhatikan pada massage sebelum pertandingan adalah sebagai berikut :

1)      Gunakan teknik massage sesuai dengan tujuan kompetisi.

2)   Massage ditujukan untuk menimbulkan hyperimia jangka panjang.

3)  Massage diawali dengan intensitas ringan kemudian secara bertahap ditingkatkan tekanan dan kecepatannya.

4)      terapis tidak diperkenankan untuk memeberikan komentar negatif kepada atlet untuk mencegah turunnya mental atlet.

5)  Apabila ditemukan terjadi cedera, kekakuan otot yang sangat, hal ini sebaiknya dikemukanan terlebih dulu pada pelatih untuk ditindaklanjuti oleh pelatih 

6)    Waktu massage memeperhitungkan waktu terjadinya kompetisi, sebagai contoh bila kompetisi akan dimulai dalam 30 menit, massage dilakuakan secara singkat (5-10 menit) sehingga masih terdapat waktu untuk pemanasan.

7)      Pada olahraga endurance, teknik masase ditujukan untuk fleksibilitas.

8)   Pada olahraga dengan kebutuhan kekuatan, target masase adalah otot spesifik.

b.      Massage Pada Pertandingan.

Massage dalam pertandingan dilakukan diantara event olahraga yang dilakukan secara berturut-turut pada durasi waktu yang pendek (inter workout-recovery) (Bestet al.2008: 446). Pada keadaan ini, terapis mengidentifikasi tempat terjadinya ketegangan otot maupun gangguan lainnya yang terjadi selam kompetisi.

Pada dasarnya perlu dilakukan berbagai jenis teknik massage untuk meningkatkan proses pemulihan, meningkatkan potensi stabilitas kapasitas aerobic dan anaerobik serta mengurangi resiko cedera (Cafarelliet al.1992:8) Massage intra-ven takan membantu meningkatkan fleksibilitas dan biasanya dilakukan pada waktu jeda antar set pertandingan. Massage jenis ini hanya dilakukan selama 10 menit dan dikerjakan pada area otot yang banyak dipergunakan oleh atlet (Cafarelliet al.1992: 8).

 

c.       Massage Sesudah Pertandingan.

Massage sesudah pertandingan dilakukan beberapa saat setelah pertandingan dengan tujuan mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan pembuangan sisa metabolisme yang terjadi setelah kerja fisik dengan intensitas tinggi. Selain itu dilakukan juga upaya untuk mengurangi nyeri paska latihan yang terjadi segera maupun beberapa saat setelah kerja fisik, memelihara jangkauan sendi dan meningkatkan peredaran darah dan limfe pada   otot   yang   mengalami Ketegangan  (Hemmingset   al.2000:   109). Penelitian membuktikan bahwa penggunaan Massage setelah pertandingan mengurangi waktu pemulihan dan secara bermakna dapat mencegah nyeri setelah pertandingan (DOMS: delayed onset of muscle soreness) (Hilbert et al.2003: 72). Massage setelah pertandingan dilakukan setelah dilakukan fase pendinginan dan stretching. 

Manfaat dari Massage post-even tmembantu mempercepat pemulihan otot untuk dapat kembali pada keadaan rileks dan istirahat. Massage pada keadaan ini terjadi peningkatan balikan darah vena (venous return) sehingga dapat meningkatkan proses pembersihan sisa metabolisme. Pada keadaan ini, terapis juga dapat mengidentifikasi adanya titik-titik nyeri yang timbul akibat kerja dengan intensitas tinggi. Massage setelah pertandingan biasanya dilakukan sekitar 10 sampai 15 menit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Langkah-Langkah Melakukan Breast Care ( Perawatan payudara)

  Tujuan dari Breast Care diantaranya adalah untuk memperlancar keluarnya ASI LANGKAH-LANGKAH Kompres payudara dengan menggunakan air hang...